DULU DAN SEKARANG
Pernah dulu aku mengecewakanmu, dulu, ya dulu aku begitu cinta padamu, dulu aku begitu menyayangimu, tak seperti sekarang, aku dulu seorang pemalu bila berada di dekatmu. Itu dulu.
Dulu aku selalu berkata ya padamu, dulu aku sangat menurut padamu, dulu aku rela
melakukan apapun untukmu, ya semua itu dulu. Dulu apakah kau mencintaiku?
Dulu aku yang terbodohkan oleh cintaku padamu ini sangat menanti dirimu ada disampingku, dulu aku mengecewakan cintamu padaku yang mungkin sekrang kita bisa bersatu kembali.
Dulu, ya dulu kita sering saling mencemooh, dulu kita melakukan itu mungkin untuk mendekatkan diri, dulu aku selalu suka menatap matamu, apalagi gigi kelincimu yang mungkin hingga sekarang masih unyu-unyu hehe.
Dulu kita selalu bersama, menghabiskan waktu bersama dan tak ingin pisah satu sama lain. Yang dulu kita saling rindu, saling ingin bertemu esok hari satu sama lain. Itu semua dulu sayang.
Dulu dihatiku hanya ada satu folder tentang dirimu, dulu hanya ada beberapa potret wajahmu. Dulu kau meninggalkanku lama di sana, hanya sendirian, hungga aku mengecewakanmu, itu dulu.
Kamu, kamu tahu? Sekarang aku benar-benar mencintaimu, setiap detik, setiap hari aku ingin melihat dirimu, aku ingin kau selalu berada di sampingku. Sekarang tak hanya satu folder tentangmu tak hanya satu potret wajahmu, tapi sekarang begitu banyak. Seisi otak dan hatiku hanya ada dirimu, ya cuma kamu yang ada disini.
Sekarang aku tak lagi seorang pemalu yang dulu tak berani menyapamu, sekarang aku kumpulkan keberanianku untuk menyapamu, untuk menatap matamu dan hanya untuk mengobrol denganmu. Aku sayang banget sama kamu, kalau kamu tahu itu.
Dulu aku selalu berkata ya padamu, dulu aku sangat menurut padamu, dulu aku rela
melakukan apapun untukmu, ya semua itu dulu. Dulu apakah kau mencintaiku?
Dulu aku yang terbodohkan oleh cintaku padamu ini sangat menanti dirimu ada disampingku, dulu aku mengecewakan cintamu padaku yang mungkin sekrang kita bisa bersatu kembali.
Dulu, ya dulu kita sering saling mencemooh, dulu kita melakukan itu mungkin untuk mendekatkan diri, dulu aku selalu suka menatap matamu, apalagi gigi kelincimu yang mungkin hingga sekarang masih unyu-unyu hehe.
Dulu kita selalu bersama, menghabiskan waktu bersama dan tak ingin pisah satu sama lain. Yang dulu kita saling rindu, saling ingin bertemu esok hari satu sama lain. Itu semua dulu sayang.
Dulu dihatiku hanya ada satu folder tentang dirimu, dulu hanya ada beberapa potret wajahmu. Dulu kau meninggalkanku lama di sana, hanya sendirian, hungga aku mengecewakanmu, itu dulu.
Kamu, kamu tahu? Sekarang aku benar-benar mencintaimu, setiap detik, setiap hari aku ingin melihat dirimu, aku ingin kau selalu berada di sampingku. Sekarang tak hanya satu folder tentangmu tak hanya satu potret wajahmu, tapi sekarang begitu banyak. Seisi otak dan hatiku hanya ada dirimu, ya cuma kamu yang ada disini.
Sekarang aku tak lagi seorang pemalu yang dulu tak berani menyapamu, sekarang aku kumpulkan keberanianku untuk menyapamu, untuk menatap matamu dan hanya untuk mengobrol denganmu. Aku sayang banget sama kamu, kalau kamu tahu itu.
0 komentar:
Posting Komentar